Home / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:10 WIB

Hadiri Rapat Satgas, Wagub Fadhlullah Tekankan Efektivitas Rehab-Rekon

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi & Rekontruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara & Provinsi Sumatera Barat di Ruang Rapat Lantai 14, Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jum'at, 27 Februari 2026
Turut hadir dalam Rakor MenkoPolhukam, Menko Infrastruktur, Menko PMK, Menko Pembangunan Masyarakat, Mendagri, Menteri Bappenas.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi & Rekontruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara & Provinsi Sumatera Barat di Ruang Rapat Lantai 14, Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jum'at, 27 Februari 2026 Turut hadir dalam Rakor MenkoPolhukam, Menko Infrastruktur, Menko PMK, Menko Pembangunan Masyarakat, Mendagri, Menteri Bappenas.

Jakarta – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri Rapat Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang diselenggarakan di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (27/02/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut bertujuan untuk membahas progres pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta menyepakati dan menetapkan Rencana Induk Percepatan Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana sebagai acuan bersama lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Dalam rapat tersebut, Wagub Fadhlullah menyoroti pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak serta meminta kejelasan realisasi hunian tetap (huntap), khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bireuen yang telah hampir tiga bulan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Selain itu, Fadhlullah juga meminta Bappenas untuk meninjau kembali sejumlah program di daerah yang tidak terdampak bencana namun masuk dalam skema perencanaan di luar kegiatan kebencanaan. Ia menilai, penyesuaian program tersebut penting dilakukan agar fokus serta efektivitas anggaran benar-benar diarahkan secara optimal kepada wilayah yang terdampak bencana sehingga fokus rehabilitasi dan rekonstruksi lebih tepat sasaran.

“Ada beberapa program yang kami lihat di Bappenas. Bahkan ada beberapa daerah yang sebenarnya tidak terdampak, tetap diakomodir kegiatannya, meski di luar kegiatan bencana. Nah, ini mohon nanti mohon dikoreksi kembali,” ujar Fadhlullah.

Lebih lanjut, Fadhlullah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi untuk tradisi meugang Ramadan yang sakral bagi masyarakat Aceh serta berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan pada meugang Idulfitri mendatang.

“kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan sapi untuk meugang Ramadan. Tradisi ini sangat sakral bagi masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan serupa juga dapat diberikan kembali pada meugang Idulfitri mendatang,” ujar Fadhlullah.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Taman Bustanulsallatin: Dari Jejak Kerajaan Aceh hingga Desakan Wakil Ketua DPRK, Daniel Abdul Wahab, Kembalikan Fungsi RTH

Pemerintah Aceh

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah dan Aceh Tengah, serahkan Bantuan Korban Bencana

Pemerintah Aceh

Audiensi dengan Wali Nanggroe Aceh, Wamenko Otto Soroti Potensi dan Masa Depan Aceh

Parlementarial

DPRA Bentuk Pansus Evaluasi LKPJ Gubernur Aceh 2025, Ini Susunan Anggotanya

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Berikan Gedung VVIP Bandara SIM untuk Layanan Haji 2026

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana

Daerah

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Pasca Bencana dan Baksos di Subulussalam

Parlementarial

Anggota DPRA Ajak UMKM Maksimalkan Tol Padang Tiji untuk Dongkrak Ekonomi