Home / Ekbis

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:16 WIB

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

mm Redaksi

Ilustrasi - Pegawai BSI menunjukkan produk emas.

Ilustrasi - Pegawai BSI menunjukkan produk emas.

Jakarta – 04 Maret 2026. Harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50% dalam satu tahun terakhir. Per hari ini (04/03/2026), harga emas telah mencapai sekitar Rp3,1 juta per gram. Kenaikan ini turut mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.

Minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi. Selain karena instrumen emas ini unik, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah. Tren investasi emas juga mendorong pertumbuhan bisnis di BSI yang merupakan Bank Emas pertama di Indonesia.

Kenaikan jumlah nasabah bullion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 (YtD) naik 44% dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58% dari total penjualan tahun 2025. Hal ini juga dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik.

Untuk memenuhi kebutuhan emas nasabah, saat ini kami telah bekerjasama dengan beberapa supplier dan tidak menutup kemungkinan kedepannya akan menambah supplier dengan beberapa kajian dan pertimbangan penerapan manajemen risiko yang tepat.

Kemudahan pembelian emas bullion bank BSI secara realtime lewat superapps BYOND juga mendorong masyarakat membeli emas dengan aman dan mudah. Terlebih, nasabah bisa melakukan pembelian dengan harga mulai dari Rp50.000an. Nasabah juga dapat melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas. Selain itu, Nasabah yang ingin mencetak emasnya juga dapat mengajukan via aplikasi dan melakukan pengambilan dikantor cabang yang telah dipilih.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan “Ke depan, kami melihat permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan, serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang. Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik”,ujarnya.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Bank Aceh Perkenalkan Layanan Digital ke Sekolah-Sekolah di Bireuen

Ekbis

Dirut Bank Aceh Bekali Ribuan Mahasiswa Baru USK Melek Finansial, Waspadai Judol dan Pinjol

Ekbis

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Ekbis

BSI Luncurkan BEWIZE Gold, Cash Management Pertama dari Bank Bullion dengan Layanan Emas Institusi

Ekbis

Fokus Perkuat Dana Murah dan Transformasi Sistem IT, BSI Bukukan Laba Rp3,39 Triliun Tumbuh 16,73% Pada Mei 2026

Ekbis

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

Ekbis

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh

Daerah

Video Aksi Balap Liar di Blang Bintang Viral di Media Sosial, Ini Penegasan Kasi Propam Polresta