Berita Populer

Home / Daerah / Pemkab Aceh Besar

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Jaga Warisan 10 Muharram, Aceh Besar Hidupkan Tradisi Bubur Asyura sebagai Wisata Religi

mm Redaksi

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris menyampaikan sambutan memperingati 10 Muharram melalui tradisi memasak bubur asyura dan toet apam, di Halaman Dekranasda Aceh Besar,Kamis (25/06/2026).

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris menyampaikan sambutan memperingati 10 Muharram melalui tradisi memasak bubur asyura dan toet apam, di Halaman Dekranasda Aceh Besar,Kamis (25/06/2026).

Kota Jantho — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di halaman Dekranasda Aceh Besar, Kamis (25/06/2026), saat masyarakat berkumpul memperingati 10 Muharram melalui tradisi memasak bubur Asyura dan toet apam. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menjaga warisan budaya Islam yang mulai tergerus zaman.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menyampaikan bahwa peringatan 10 Muharram memiliki makna istimewa dalam Islam. Selain dianjurkan untuk berpuasa, hari Asyura juga sarat dengan nilai sejarah dan keutamaan, termasuk memperbanyak sedekah serta menyantuni anak yatim.

“Alhamdulillah hari ini kita berkumpul untuk memperingati 10 Muharram. Tradisi memasak bubur Asyura ini ingin terus kita hidupkan, karena ini bagian dari budaya Islam yang bisa kita angkat menjadi daya tarik wisata religi Aceh Besar,” ujar pria yang akrab disapa Syech Muharram itu

Menurutnya, tradisi ini mulai jarang dikenal oleh generasi muda. Karena itu, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai keislaman yang terkandung di dalamnya.

“Kalau tidak kita laksanakan dan ingatkan, lama-lama generasi anak cucu kita tidak lagi mengenal momen penting ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan tim ambil bagian dalam lomba memasak bubur Asyura dan toet apam. Berdasarkan laporan panitia, terdapat sekitar 34 tim yang terdiri dari perwakilan kecamatan, pengajian, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain menjadi ajang kompetisi, hasil masakan juga dibagikan kepada masyarakat. Sebagian peserta bahkan membawa pulang bubur untuk dibagikan kembali di kampung masing-masing, memperluas semangat berbagi yang menjadi inti dari peringatan ini.

“Setelah dinilai oleh juri, bubur ini akan dibagikan kepada warga sekitar. Ada juga yang dibawa pulang untuk dibagikan di kampung,” jelas Bupati.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen menjadikan peringatan 10 Muharram sebagai agenda tahunan. Tidak hanya itu, berbagai tradisi keagamaan lainnya seperti pawai takbiran, peringatan Maulid, hingga wisata ziarah ke makam ulama juga akan terus dikembangkan.

Langkah ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan, khususnya dari luar daerah dan mancanegara, yang selama ini memiliki ketertarikan terhadap wisata religi di Aceh.

“Kita juga akan mengembangkan situs-situs sejarah seperti Bukit Lamreh dan Lamuri, serta lokasi-lokasi peninggalan ulama untuk dijadikan destinasi ziarah. Ini bagian dari upaya kita mengangkat potensi sejarah dan budaya Aceh Besar,” tutupnya.

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, Aceh Besar tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan spiritualitas kepada generasi masa depan.

Turut hadir dalam acara tersebut, unsur Forkopimda, Ketua MPU, para staf ahli, asisten, kepala OPD dan Camat dijajaran Pemkab Aceh Besar.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Dorong Lahirnya Generasi Sehat Berkarakter, Wabup Syukri: Anak-anak Kita Harus Dibiasakan Mencintai Lingkungan

Daerah

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Tekankan Komitmen Kinerja Kepala OPD Melalui Pakta Integritas

Daerah

Buka Festival Literasi Aceh Besar 2026, Rita Mayasari Ajak Masyarakat Wujudkan Budaya Membaca sebagai Gerakan Bersama

Daerah

Pemkab Aceh Besar Buka Seleksi JPT untuk 12 Jabatan Strategis

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Pelantikan ICMI Orda Periode 2026-2031

Daerah

Lepas Sambut Kajari Jadi Momentum Kolaborasi Strategis Pemkab Aceh Besar dan Forkopimda

Daerah

Taman Bustanulsallatin: Dari Jejak Kerajaan Aceh hingga Desakan Wakil Ketua DPRK, Daniel Abdul Wahab, Kembalikan Fungsi RTH

Daerah

Bupati Aceh Besar Terima Penghargaan IDSD 2025