Home / Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:37 WIB

PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Kawasan Neuheun

mm Redaksi

Plt Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Ir. Yusmadi, MM, didampingi Direktur Umum Devid Zainal, SE, bersama tim teknis meninjau lokasi proyek perumahan di kawasan Neuheun, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, yang diduga menggunakan air PDAM Tirta Mountala tanpa melalui prosedur resmi, Rabu (15/7/2026).

Plt Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Ir. Yusmadi, MM, didampingi Direktur Umum Devid Zainal, SE, bersama tim teknis meninjau lokasi proyek perumahan di kawasan Neuheun, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, yang diduga menggunakan air PDAM Tirta Mountala tanpa melalui prosedur resmi, Rabu (15/7/2026).

Kota Jantho – PDAM Tirta Mountala melakukan penertiban terhadap dugaan penggunaan sambungan air secara ilegal di kawasan Neuheun, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (15/07/2026).

Penertiban dilakukan setelah pihak PDAM Tirta Mountala menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pemanfaatan air bersih tanpa izin untuk mendukung aktivitas pembangunan sebuah kawasan perumahan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran manajemen bersama tim teknis PDAM Tirta Mountala langsung melakukan inspeksi ke lokasi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Mountala, Ir. Yusmadi, MM, didampingi Direktur Umum Devid Zainal, SE, memimpin langsung pemeriksaan di lapangan.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan adanya dugaan penggunaan air PDAM Tirta Mountala yang tidak melalui prosedur resmi. Sebagai langkah penertiban, sambungan tersebut langsung kami tutup dan kami berikan peringatan kepada pihak terkait,” ujar Yusmadi.

Ia menegaskan, setiap masyarakat maupun pengembang yang ingin memanfaatkan layanan air bersih PDAM Tirta Mountala wajib mengajukan permohonan pemasangan sambungan baru sesuai prosedur yang berlaku.

Menurutnya, air bersih yang dikelola PDAM Tirta Mountala merupakan aset publik yang harus dimanfaatkan secara tertib dan bertanggung jawab demi kepentingan seluruh masyarakat Aceh Besar.

“Apabila membutuhkan layanan air bersih, silakan datang ke kantor PDAM Tirta Mountala untuk mengurus pemasangan sambungan dan meteran air secara resmi. Air ini adalah aset milik masyarakat yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Yusmadi menjelaskan, langkah penertiban tersebut merupakan bagian dari komitmen PDAM Tirta Mountala dalam menjaga keandalan distribusi air bersih kepada pelanggan, khususnya di wilayah Kecamatan Baitussalam dan sekitarnya.

Menurutnya, penggunaan air secara tidak sah berpotensi mengurangi pasokan bagi pelanggan yang telah terdaftar dan memenuhi kewajibannya sebagai pengguna resmi.

“Komitmen kami adalah memastikan pelayanan air bersih tetap optimal. Karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan terhadap jaringan distribusi dan menindak setiap dugaan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

PDAM Tirta Mountala juga mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar menggunakan layanan air bersih melalui mekanisme yang sah serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan jaringan distribusi air di lingkungan masing-masing.

Langkah penertiban ini merupakan bagian dari upaya PDAM Tirta Mountala dalam menjaga aset daerah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan ketersediaan air bersih yang berkeadilan bagi seluruh pelanggan di Kabupaten Aceh Besar.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Aceh Besar Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kamtibmas

Daerah

Buka Festival Literasi Aceh Besar 2026, Rita Mayasari Ajak Masyarakat Wujudkan Budaya Membaca sebagai Gerakan Bersama

Daerah

Bupati Aceh Besar Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Pemerintahan yang Melayani

Daerah

Rumpun Bambu di Gampong Bada Terbakar, Damkar BPBD Aceh Besar Sigap Lakukan Pemadaman

Daerah

Bupati Aceh Besar dan Anggota DPR RI Tinjau Lokasi Pembangunan SPAM Regional di Leupung

Daerah

Pemkab Aceh Besar segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

Daerah

Kepala DSI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Investasi Masa Depan

Daerah

Wabup Aceh Besar Buka FGD MES, Dorong Rumusan Topik Strategis Ekonomi Syariah