Home / Pemerintah Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 21:55 WIB

Sekda Aceh Buka MUSPROV XI INKINDO Aceh 2026

mm Redaksi

Sekretaris Daerah Aceh M Nasir menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (MUSPROV) XI INKINDO Aceh Tahun 2026 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Senin (18/5/2026). Foto: (Humas Aceh).

Sekretaris Daerah Aceh M Nasir menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (MUSPROV) XI INKINDO Aceh Tahun 2026 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Senin (18/5/2026). Foto: (Humas Aceh).

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir S.IP, MPA, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (MUSPROV) XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Aceh Tahun 2026, Senin (18/05/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPP INKINDO Aceh, Safri Ismi, Ketua Umum DPN INKINDO, Erie Heryadi, serta sejumlah ketua INKINDO dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Sekda Aceh menyampaikan apresiasi kepada jajaran INKINDO Aceh atas terselenggaranya MUSPROV XI. Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah strategis untuk memperkuat kontribusi tenaga konsultansi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Sekda menilai tema yang diangkat, yakni penguatan profesionalisme anggota INKINDO dalam menyikapi kebencanaan dan dinamika regulasi jasa konsultansi, sangat relevan dengan kondisi Aceh saat ini. Ia mengingatkan bahwa Aceh merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingga pembangunan ke depan harus dirancang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada mitigasi risiko bencana.

Menurut Sekda, bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir tahun lalu telah memberikan pelajaran penting terkait pentingnya pembangunan yang tangguh dan aman bagi masyarakat. Kerusakan infrastruktur serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat akibat banjir dan longsor harus menjadi perhatian bersama dalam proses perencanaan pembangunan.

Meski demikian, Sekda mengungkapkan bahwa perekonomian Aceh pada Triwulan I Tahun 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 4,09 persen secara tahunan. Sektor konstruksi bahkan menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Aceh dengan kontribusi mencapai 1,36 persen, disusul sektor perdagangan sebesar 1,27 persen.

Karena itu, Sekda menegaskan pentingnya peran dunia jasa konsultansi dalam memastikan pembangunan berjalan secara tepat, aman, efisien, dan berkualitas. Menurutnya, mulai dari penyusunan tata ruang, studi kelayakan, desain infrastruktur hingga pengawasan pekerjaan membutuhkan kompetensi, integritas, dan tanggung jawab profesional yang tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga berharap INKINDO Aceh terus menjadi organisasi profesi yang solid, progresif, dan mampu meningkatkan kapasitas anggotanya agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan regulasi jasa konsultansi. Ia turut mendorong agar MUSPROV XI mampu melahirkan kepemimpinan organisasi yang amanah, visioner, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh di masa mendatang.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Baitul Mal Kelola Zakat dan Sedekah Secara Transparan agar Dipercaya Masyarakat

Pemerintah

Ketua DPRA Silaturrahmi dengan Ketua MKD DPR RI Bahas Penguatan Etika dan Sinergi Lembaga Legislatif

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Mediasi Perselisihan Bupati–Wabup Pidie Jaya, Dipicu Soal Kewenangan

Pemerintah Aceh

Mualem Sambut Kunjungan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Belanda di Aceh

Pemerintah Aceh

Lewat GAMAS, Sekda Aceh Dorong Penguatan Peran Ayah dalam Mendukung Pendidikan Anak

Pemerintah Aceh

‎Plt. Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Pemerintah Aceh

Banjir dan Longsor di Wilayah Tengah Aceh, Mualem Kembali Ingatkan Potensi Bencana di Musim Hujan