Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

mm Redaksi

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, memimpin rapat fasilitasi peralihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (29/7/2026). Foto: (Humas Aceh).

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, memimpin rapat fasilitasi peralihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (29/7/2026). Foto: (Humas Aceh).

Banda Aceh – Pemerintah Aceh memfasilitasi peralihan kepemilikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk Pemerintah Kota Lhokseumawe. โ€œSemakin cepat selesai semakin baik, sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan,โ€ kata Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), Rabu (29 Juli 2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan Gubernur Mualem telah mengarahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, secepatnya memanggil kedua belah pihak dan menyertakan Kementerian Kesehatan. Sehingga berlangsung pertemuan di Ruang Rapat Sekda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Rabu (29 Juli 2026).

Menurut Sekda Nasir, sebetulnya peralihan kepemilikan RSUD Cut Meutia ini sudah berlangsung lama, namun belum selesai-selesai. โ€œSaat ini malah menjadi krusial, sebab berdampak pada program revitalisasi dan modernisasi fasilitas kesehatan dari Presiden Prabowo,โ€ kata Sekda Nasir.

Persoalannya, program tersebut hanya diberikan untuk satu RSUD di setiap daerah, sedangkan di Aceh Utara terdapat dua RSUD yaitu RSUD Cut Meutia yang berlokasi di Kota Lhokseumawe, dan RSUD dr. Muchtar Hasbi berada di Lhoksukon, Aceh Utara. โ€œKondisi seperti ini bisa mengorbankan salah satu RSUD, atau malah dua-duanya nggak mendapatkan bantuan,โ€ kata Nasir.

Karena Kota Lhokseumawe menjadi satu-satunya daerah yang tak ada RSUD di Aceh, maka Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Prof Dr Asnawi Abdullah, menyarankan agar mengalihkan RSUD Cut Meutia ke Pemkot Lhokseumawe.

Jika dialihkan, maka di dua daerah tersebut terdapat dua rumah sakit yang mendapat bantuan Kemenkes.โ€œ Kemenkes leluasa dalam memberi bantuan dan tak repot dalam mengembangkan RSUD di Aceh Utara,โ€ kata Asnawi yang mengikuti rapat tersebut secara daring.

โ€œSayang sekali, ini sebenarnya untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik lagi. Bagaimana caranya agar bantuan-bantuan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan Kemenkes bisa sampai ke Lhokseumawe dan Aceh Utara.โ€

Asnawi mengakui peralihan RSUD Cut Meutia diserahkan kepada Pemkot Lhoksemawe membutuhkan kompensiasi. Sebagai kompensasinya, Kemenkes akan mengembangkan RSUD dr. Muchtar Hasbi dengan lebih baik lagi, terutama berkaitan dengan akreditasinya.

Di tempat yang sama, Asisten II Setkab Aceh Utara, M Nasir, mengatakan Pemkab Aceh Utara tidak keberatan dengan opsi kompensasi yang disampaikan Kemenkes. โ€œNamun Aceh Utara menginginkan agar Kemenkes terlebih dahulu melakukan revitalisasi RSUD dr Muchtar Hasbi, baru kemudian diikuti dengan penyerahan RSUD Cut Meutia ke Pemkot Lhokseumawe,โ€ katanya.

Sedangkan Walikota Lhokseumawe, Dr Sayuti, sangat berharap agar RSUD Cut Meutia beralih kepada Pemkot Lhokseumawe. โ€œSaya ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik di Kota Lhokseumawe, jika ada RSUD maka kami bisa memastikannya,โ€ katanya.

Sayuti menyebutkan Lhokseumawe adalah satu-satunya daerah di Aceh yang belum ada RSUD, sementara Aceh Utara memiliki dua RSUD. โ€œRasanya tidak adil bagi kami. Namun, saat ini adalah momentum yang tepat untuk peralihan RSUD Cut Meutia, di saat Presiden Prabowo sedang menjalankan program revitalisasi pelayanan kesehatan,โ€ katanya.

Menutup rapat, Sekda Nasir mengatakan soal kompensasi yang diinginkan Aceh Utara perlu dicarikan skemanya. โ€œApakah cukup dengan jaminan dari Pemerintah Aceh dan diketahui oleh Kemenkes. Kalau bisa seperti itu, maka ini segera kita selesaikan,โ€ katanya. Selanjutnya, akan dibahas mekanisme pemberian kompensasi kepada Aceh Utara.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

โ€ŽSekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Percepatan Kinerja Pemerintah โ€Ž

Pemerintah Aceh

๐—ช๐—ฎ๐—ด๐˜‚๐—ฏ ๐—”๐—ฐ๐—ฒ๐—ต ๐—ฆ๐—ฎ๐—ณ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ท๐˜‚๐—บ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐——๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ต, ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐˜‚๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ถ๐—น๐—ฎ๐˜๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐—ต๐—บ๐—ถ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—จ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

Pemerintah

Wagub Fadhlullah Hadiri Rakor Kemendagri, Pastikan Aceh Siap Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Aceh

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku โ€˜Polda Aceh Meutuahโ€™

Pemerintah

Wagub Aceh : Bantuan Rumah Rusak Bukti Nyata Negara Hadir untuk Rakyat

Pemerintah Aceh

Relawan Tiongkok dan Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh