Home / Parlementarial / Pemerintah

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:15 WIB

Tuanku Muhammad Dipercaya Pimpin DPW Gema Keadilan Aceh, Ditetapkan Saat Munas di Jakarta

mm Redaksi

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad saat menerima SK penetapan dirinya sebagai sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEMA KEADILAN Aceh, dalam Munas itu berlangsung di Jakarta, Kamis (16/7/2026).Foto:(Humas DPRK Banda Aceh)

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad saat menerima SK penetapan dirinya sebagai sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEMA KEADILAN Aceh, dalam Munas itu berlangsung di Jakarta, Kamis (16/7/2026).Foto:(Humas DPRK Banda Aceh)

Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) Gema Keadilan menetapkan Tuanku Muhammad S.Pd.I, M.Ag sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gema Keadilan Aceh. Munas itu berlangsung di Jakarta, Kamis (16/07/2026).

Penetapan tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran Gema Keadilan sebagai wadah pengembangan dan kaderisasi generasi muda. Amanah yang diberikan kepada Tuanku Muhammad diharapkan mampu memperkuat eksistensi Gema Keadilan di Aceh melalui program-program yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas pemuda.

Dalam keterangannya usai penetapan, Tuanku Muhammad menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan serta komitmennya untuk membawa Gema Keadilan di Aceh menjadi organisasi kepemudaan yang semakin aktif dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan kontribusi sosial.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menghadirkan GEMA KEADILAN di Aceh sebagai organisasi yang mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan bangsa,”ujar Tuanku Muhammad.

Ia menegaskan, kepengurusan yang akan dibentuk nantinya akan berfokus pada penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas kepemimpinan pemuda, transformasi digital organisasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dan komunitas.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, mulai dari transformasi digital, pembangunan ekonomi, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Kami ingin Gema Keadilan di Aceh menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi anak-anak muda. Organisasi ini harus hadir dengan gagasan, karya, dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat kami adalah bergerak bersama, menginspirasi, dan mengabdi untuk Aceh yang lebih maju. Juga tentunya menjadi rahim untuk melahirkan calon-calon pemimpin dari PKS,” tambahnya.

Musyawarah Nasional Gema Keadilan juga menjadi momentum konsolidasi organisasi secara nasional dalam memperkuat jaringan kepemudaan di seluruh Indonesia. Melalui kepengurusan wilayah yang baru, diharapkan sinergi antara pengurus pusat dan daerah semakin kuat sehingga program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Dengan ditetapkannya Tuanku Muhammad sebagai Ketua DPW Gema Keadilan Aceh, diharapkan organisasi tersebut mampu menjadi wadah strategis dalam mencetak pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas, inovatif, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keadilan, pengabdian, dan kemajuan bangsa.

Dalam Munas Gema Keadilanjuga menetapkan Rahmat Saleh sebagai Ketua Umum DPP Gema Keadilanperiode 2026-2031. Ia merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang saat ini bertugas di Komisi VI.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRA Dukung Langkah Gubernur Aceh Tunda Persetujuan PoD Lapangan Tangkulo, Dorong Gas Diolah di Arun

Pemerintah

Kadisdik Aceh Tegur SMK Abaikan Praktik, Banyak Alat Terbengkalai

Pemerintah

‎Wagub Aceh Buka Puasa Bersama Warga Matang Drien

Parlementarial

Anggota DPR Aceh Iskandar Minta BWS Realisasikan Program JIAT di Simeulue

Parlementarial

DPRA Temui Menko Yusril, Dorong Percepatan Pembahasan Revisi UUPA

Pemerintah

Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Parlementarial

Ketua DPR Aceh: Kemerdekaan Harus Dimaknai dalam Semangat Keadilan dan Kemakmuran, Sejalan dengan Perdamaian Aceh

Parlementarial

Tuanku Muhammad: Aceh Harus Lepas dari Ketergantungan Sistem Kelistrikan Sumbagut