Home / Pemerintah / Pendidikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:28 WIB

Dari Gunung Meriah, Disdik Aceh Kobarkan Semangat Bangkit Dunia Pendidikan Aceh

mm Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, saat memberikan arahan dan motivasi kepada jajaran dewan guru SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Aceh Singkil, Rabu (04/03/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, saat memberikan arahan dan motivasi kepada jajaran dewan guru SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Aceh Singkil, Rabu (04/03/2026).

Aceh Singkil — Suasana di SMA Negeri 1 Gunung Meriah terasa berbeda, Rabu pagi. Siswa dan dewan guru menyambut hangat kunjungan jajaran Dinas Pendidikan Aceh dengan penuh semangat dan harapan.

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP didampingi Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Syarwan Joni, Kacabdisdik Aceh Singkil Handoko, Kacabdisdik Kota Subulussalam Antoni Boruntu, serta tim humas Disdik Aceh.

Dalam pertemuan bersama para guru yang berlangsung di aula sekolah, Rabu (04/03/2026), Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh sebelumnya telah menyiapkan SMA Negeri 1 Gunung Meriah bersama sejumlah sekolah lain di berbagai kabupaten/kota sebagai kandidat sekolah unggul berasrama (boarding school).

Namun, banjir besar yang melanda Aceh pada akhir 2025 membuat sebagian anggaran dialihkan untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi (Rehap-Rekon).

“Semua persyaratan sudah kita siapkan. Tetapi bencana memaksa kita memprioritaskan pemulihan. Meski begitu, pendidikan tidak boleh berhenti,” ujarnya.

Ia menegaskan, pendidikan adalah fondasi peradaban. Di tengah perubahan dunia yang cepat, guru dituntut terus belajar dan beradaptasi.

“Pendidikan harus membangun tiga aspek utama: pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiganya harus berjalan seimbang agar melahirkan generasi cerdas dan berakhlak,” ujarnya.

Murthalamuddin juga mengingatkan pentingnya integritas dan koordinasi dalam dunia pendidikan. Pengawas dan guru diminta tetap teguh pada kebenaran serta menjaga profesionalisme.

“Sekolah, perlu aktif membuka ruang pengembangan potensi siswa, seperti lomba debat Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan berbagai kompetisi akademik lainnya untuk meningkatkan daya saing,” katanya

Ia turut menekankan pentingnya menjalankan visi dan misi Gubernur Aceh dengan pelayanan tulus dan membangun pendidikan dengan hati.

Kunjungan ini menjadi momentum refleksi. Di tengah keterbatasan anggaran dan dampak bencana, semangat membangun pendidikan bermutu di Aceh harus tetap menyala. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Sekda Aceh Tegaskan Pemanfaatan TKD Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Pemerintah

Disdik dan BNN Aceh Umumkan Juara Lomba Video Reels Edukatif “Ananda Bersinar”, Ini Nama-Namanya

Pemerintah

‎Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Parlementarial

Perombakan di Banggar DPRA, Fuadri dan Raja Lukman Masuk Gantikan Irpannusir dan Iskandar Ali

Pemerintah

Sekda Aceh Kumpulkan 15 SKPA Tindaklanjuti Hasil Monev TKD 2026

Parlementarial

DPRA Terima LHP BPK, Pengawasan Keuangan Aceh Semakin Diperkuat

Pemerintah

Hadiri Rapat Satgas, Wagub Fadhlullah Tekankan Efektivitas Rehab-Rekon

Pemerintah

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan