Home / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 16:49 WIB

‎M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh dan Sinergi Pusat-Daerah

mm Redaksi

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, M. SI membuka forum Konsultasi Publik Rancangan  Awal rencana kerja Pemerintah Aceh Tahun 2027 di Aula Hotel Grand Nanggroe Aceh, Banda Aceh, (08/04/2026).

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, M. SI membuka forum Konsultasi Publik Rancangan Awal rencana kerja Pemerintah Aceh Tahun 2027 di Aula Hotel Grand Nanggroe Aceh, Banda Aceh, (08/04/2026).

‎Banda Aceh  — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik terhadap Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2027 yang berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Rabu (08/04/2026).

‎Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan ruang penting untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah.

‎“Forum ini menjadi sarana menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar M. Nasir.

‎Menurutnya, melalui forum ini para pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif guna menghindari potensi tumpang tindih program, ketidaktepatan sasaran, hingga penyusunan indikator kinerja yang kurang relevan.

‎Sekda juga mengatakan pentingnya RKPA Tahun 2027 sebagai penghubung antara rencana pembangunan jangka menengah daerah dengan rencana kerja pemerintah nasional. Oleh karena itu, konsistensi dan keselarasan perencanaan menjadi kunci agar implementasi pembangunan berjalan efektif di lapangan.

‎Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh mengusung tema pembangunan tahun 2027, yakni percepatan pemulihan pascabencana melalui pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan. Tema ini dijabarkan ke dalam sepuluh prioritas utama, di antaranya penguatan syariat Islam, penurunan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup.

‎Lebih lanjut, M. Nasir memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Aceh yang masih menjadi tantangan. Hingga tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Aceh secara kumulatif tercatat sebesar 2,97 persen, hal ini terutama dipengaruhi oleh faktor bencana alam yang menimpa Aceh pada akhir tahun lalu. Sementara target pada 2029 ditetapkan mencapai 6,6 persen.

‎Di sisi lain, tingkat kemiskinan pada September 2025 masih berada di angka 12,22 persen, dengan target penurunan menjadi kisaran 6,39 hingga 7,39 persen pada 2029. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut memerlukan upaya terarah melalui program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi daerah, di tengah inflasi tahunan yang mencapai 5,31 persen hingga Maret 2026. Selain itu, penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi dan program strategis lainnya dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Sebagai daerah yang rawan bencana, Aceh juga diharapkan mampu mengintegrasikan perencanaan pembangunan dengan dokumen penanggulangan bencana, termasuk rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

‎“Pembangunan ke depan harus adaptif terhadap risiko, agar tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga melindungi masyarakat dan aset daerah,” katanya.

‎Pada momen tersebut Sekda mengajak seluruh peserta forum untuk berkontribusi aktif memberikan masukan demi menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan

Pemerintah Aceh

𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻 𝗨𝗽𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗛𝗨𝗧 𝗥𝗜 𝗸𝗲-𝟴𝟭, 𝗪𝗮𝗴𝘂𝗯 𝗔𝗰𝗲𝗵 𝗦𝗲𝗿𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗣𝗲𝗿𝗱𝗮𝗺𝗮𝗶𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗰𝗲𝗵 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗵𝘁𝗲𝗿𝗮

Parlementarial

Ketua DPR Aceh Sambut Baik Penunjukan Komjen Suyudi Jadi Kapolri

Parlementarial

Muhammad Nizar Dilantik Jadi Anggota DPRA Ganti Almarhum Waled Nura

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara

Parlementarial

Pimpinan DPRK Banda Aceh Musriadi Minta Pemko Tingkatkan Honor Imuem Mukim

Parlementarial

Ketua DPRA Zulfadhli Ingatkan Kapolda Aceh,Pokir Sepenuhnya Tanggungjawab Dinas setelah lahir DPA

Parlementarial

DPRA Ajukan 11 Rancangan Qanun Prioritas, Ganja Medis Masuk Kumulatif Terbuka