Home / Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 20:39 WIB

PDAM Tirta Mountala Launching Posko Penertiban Tunggakan dan Sambungan Liar

mm Redaksi

Plt Dirut PDAM Tirta Mountala bersama jajaran melakukan launching Posko Penertiban Tunggakan dan Sambungan Liar, yang bertempat di Kantor PDAM Tirta Mountala cabang Darul Imarah, Gampong Lambheu, Rabu (01/04/2026).

Plt Dirut PDAM Tirta Mountala bersama jajaran melakukan launching Posko Penertiban Tunggakan dan Sambungan Liar, yang bertempat di Kantor PDAM Tirta Mountala cabang Darul Imarah, Gampong Lambheu, Rabu (01/04/2026).

Kota Jantho – PDAM Tirta Mountala Aceh Besar resmi meluncurkan posko penertiban tunggakan rekening dan sambungan liar sebagai langkah tegas memperkuat tata kelola pelayanan air bersih sekaligus meningkatkan disiplin pelanggan.

Peluncuran posko tersebut dilakukan langsung oleh Plt Dirut PDAM Tirta Mountala Ir. Yusmadi, MM, di Kantor PDAM Tirta Mountala Cabang Darul Imarah, Gampong Lam Bheu, Aceh Besar, Rabu (01/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam menertibkan jaringan distribusi air bersih di wilayah kerja Water Treatment Plant (WTP) Darul Imarah.

Dalam arahannya, Yusmadi menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk menertibkan praktik sambungan ilegal sekaligus mendorong kepatuhan pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

“Mulai hari ini, penertiban penagihan dan sambungan liar kita lakukan secara efektif melalui posko ini. Ini langkah awal untuk menciptakan hubungan yang lebih kondusif antara perusahaan sebagai penyedia layanan air bersih dengan masyarakat sebagai pelanggan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar menjalankan tugas sesuai aturan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif. “Kita harus tegas dalam menegakkan aturan, namun tetap humanis dalam pelaksanaan di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Umum Devid Zainal SE, menekankan pentingnya integritas internal dalam mendukung keberhasilan program penertiban tersebut. Ia mengingatkan seluruh karyawan agar bekerja secara transparan, khususnya dalam proses pemasangan sambungan baru.

“Kita tidak ingin ada oknum internal yang terlibat dalam praktik sambungan liar. Jika ditemukan, akan ditindak tegas. Penertiban ini harus dimulai dari internal terlebih dahulu,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan perusahaan dan daerah.

Untuk mendukung kelancaran program, manajemen PDAM juga telah berkoordinasi dengan para keuchik di wilayah pelayanan agar turut menyosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, PDAM Tirta Mountala turut mengimbau masyarakat untuk segera melunasi tunggakan rekening air guna menghindari sanksi pemutusan sambungan, melakukan pembayaran tepat waktu setiap bulan, serta menghindari penggunaan jasa calo dalam pemasangan baru.

Masyarakat juga diminta aktif melaporkan jika menemukan sambungan ilegal atau tidak memiliki meteran, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan layanan air bersih.

Peluncuran posko ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam menciptakan sistem pelayanan air bersih yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Besar.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Aceh Besar Komit Dukung Pengadaan Mobiler SDN Limpok

Daerah

Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

Daerah

Penghijauan Produktif di SLB Negeri Kota Jantho, Farhan AP: Menjaga Alam Adalah Tanggung Jawab Bersama

Daerah

Malam Resepsi HUT ke-81 RI, Syech Muharram Serukan Persatuan dan Perdamaian untuk Percepatan Pembangunan

Daerah

PPRI Siap Kembangkan Tembakau di Aceh Besar, Bupati Muharram: Ini Peluang Emas Tingkatkan Ekonomi Petani

Daerah

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Pasca Bencana dan Baksos di Subulussalam

Daerah

Wabup Aceh Besar Hadiri Buka Puasa Bersama dan Baksos Lintas Agama untuk Korban Banjir dan Longsor

Daerah

Open House Idul Adha, Ribuan Warga Padati Kediaman Bupati Aceh Besar