Home / Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

mm Redaksi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026. Peringatan Hari Lahir Pancasila yang memasuki usia ke-81 tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman pembangunan nasional menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.

Setelah menerima laporan dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara menuju mimbar utama.

Upacara diawali dengan salam kebangsaan dan diperdengarkannya lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penghormatan kebesaran serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah Pancasila oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum untuk mengingat kembali fondasi yang mempersatukan bangsa Indonesia. Presiden mengingatkan bahwa 81 tahun lalu, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara.

“Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila. Delapan puluh satu tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, Pancasila merupakan konsensus agung yang lahir dari sejarah, budaya, pengalaman, serta cita-cita bangsa Indonesia. Berkat Pancasila, bangsa Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya dapat hidup bersatu sebagai satu bangsa yang kokoh.

“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menilai tema peringatan tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” memiliki makna yang sangat relevan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian akibat rivalitas geopolitik, konflik antarnegara, perang dagang, dan tantangan ekonomi dunia. Dalam kondisi tersebut, Indonesia memiliki pegangan yang kuat berupa nilai-nilai Pancasila.

berdasarkan asas kekeluargaan, dengan menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan.

“Perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan,” ujar Presiden.

Karena itu, Presiden Prabowo mendorong penguatan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Presiden menegaskan bahwa rakyat tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, melainkan harus menjadi subjek dan pelaku utama pembangunan nasional.

“Koperasi harus diperkuat, koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa kekayaan alam Indonesia merupakan amanah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, termasuk bagi generasi mendatang. Oleh karena itu,Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

PBNU Apresiasi Langkah Kapolri Berantas Narkoba, Nyatakan Siap Sinergi

Nasional

Kementerian UMKM Dukung BKPM Permudah Penerbitan NIB

Daerah

Taman Bustanulsallatin: Dari Jejak Kerajaan Aceh hingga Desakan Wakil Ketua DPRK, Daniel Abdul Wahab, Kembalikan Fungsi RTH

Daerah

Didukung 19.293 Agen di Aceh, BSI Tingkatkan Inklusi Keuangan Hingga Pelosok

Nasional

Mendagri Bawa Salam Presiden untuk Wali Nanggroe

Nasional

Komisi III DPR RI Monitoring Implementasi KUHP dan KUHAP di Polda Aceh

Nasional

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Nasional

Prabowo Puji Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Minta Komandan Menghadap