Berita Populer

Home / Parlementarial / Pemerintah

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:18 WIB

Tgk Agam Harap Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Iboih Ditangani Secara Transparan

mm Redaksi

Tgk Agam Harap Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Iboih Ditangani Secara Transparan.Foto:Dok Ist

Tgk Agam Harap Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Iboih Ditangani Secara Transparan.Foto:Dok Ist

Sabang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) asal Kota Sabang, Nazaruddin atau Tgk Agam, berharap pihak terkait dapat menindaklanjuti secara serius dan transparan berbagai informasi yang berkembang mengenai dugaan pungutan liar (pungli) maupun dugaan persoalan pengelolaan retribusi di kawasan wisata Iboih.

Menurutnya, setiap informasi yang telah menjadi perhatian publik perlu disikapi secara bijak dan profesional agar tidak menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.

“Ketika sebuah persoalan sudah menjadi perhatian masyarakat, tentu perlu ada penjelasan dan langkah-langkah yang tepat dari pihak terkait agar informasi yang berkembang dapat diketahui secara jelas dan berimbang,” ujar Tgk Agam, Kamis (18/06/2026).

Ia menilai kawasan wisata merupakan aset penting bagi Kota Sabang yang harus dijaga bersama, baik dari sisi pelayanan, kenyamanan wisatawan, maupun tata kelola yang baik.

Karena itu, menurut Ketua Komisi IV DPRA tersebut, apabila terdapat laporan atau dugaan yang berkembang di masyarakat, maka perlu dilakukan penelusuran sesuai mekanisme yang berlaku sehingga fakta yang sebenarnya dapat diketahui.

“Sektor pariwisata merupakan salah satu kekuatan utama Sabang. Kita tentu berharap pengelolaannya berjalan dengan baik, transparan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah,” katanya.

Tgk Agam juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang kepada instansi terkait untuk melakukan klarifikasi maupun pendalaman terhadap informasi yang beredar.

Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman serta dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan sektor pariwisata.

“Jika memang tidak ditemukan pelanggaran, tentu itu juga harus disampaikan kepada publik. Sebaliknya, jika ada hal-hal yang perlu dibenahi, maka dapat menjadi bahan evaluasi bersama demi perbaikan ke depan,” ujarnya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak mengganggu upaya pembangunan dan pengembangan pariwisata Kota Sabang yang selama ini terus dilakukan oleh berbagai pihak.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Prabowo Dukung Konektivitas Pelabuhan Sabang–Andaman Nikobar, DPRA: Momentum Strategis yang Tak Boleh Disia-siakan

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh Terima Audiensi ANN Aceh, Dorong Nasyid Jadi Media Dakwah dan Kreativitas Generasi Muda

Pemerintah

‎M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh dan Sinergi Pusat-Daerah

Pemerintah

Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Raih Pemred Award 2026

Pemerintah

‎Wagub Aceh Buka Puasa Bersama Warga Matang Drien

Parlementarial

Waspada! Penipu Catut Nama Ketua DPRK Banda Aceh, Masyarakat Diminta Jangan Layani Nomor Asing

Parlementarial

Terima Kapolda Aceh,Ketua DPRA Tekankan Pentingnya Stabilitas Daerah