Home / Parlementarial / Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:30 WIB

Waspada! Penipu Catut Nama Ketua DPRK Banda Aceh, Masyarakat Diminta Jangan Layani Nomor Asing

mm Redaksi

Screenshot akun media sosial palsu yang mencatut nama serta foto Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Modus ini diduga digunakan untuk melakukan penipuan dan memperoleh data pribadi korban. Foto:Dok Ist

Screenshot akun media sosial palsu yang mencatut nama serta foto Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Modus ini diduga digunakan untuk melakukan penipuan dan memperoleh data pribadi korban. Foto:Dok Ist

Banda Aceh – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan dirinya melalui nomor WhatsApp maupun akun media sosial palsu.

Kepada media ini, Minggu (21/06/2026), Irwansyah menegaskan bahwa terdapat pihak-pihak yang mencatut nama dan fotonya untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat melalui nomor telepon yang bukan miliknya.

“Nomor yang digunakan bukan nomor saya. Mereka memasang foto profil saya dan bahkan membuat akun Facebook dengan foto keluarga sebagai latar belakang agar terlihat meyakinkan. Gelar yang digunakan juga berbeda dengan yang sebenarnya,” kata Irwansyah.

Ia mengaku menerima informasi bahwa akun maupun nomor tersebut kerap menghubungi sejumlah pihak dan terkadang melakukan panggilan telepon yang suaranya menyerupai dirinya.

“Kadang-kadang saat menelepon orang, panggilan itu diangkat dan suara yang terdengar mirip seperti saya. Sangat mungkin suara tersebut merupakan hasil olahan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk meyakinkan calon korban. Selain itu, suara dibikin mirip, tapi singkat-singkat, hanya 3-4 kata saja, persis sekali olahan AI, pendek2 – pendek, dan terputus ditengah komunikasi. Jangan angkat telpon, apalagi ajakan video call dari nomor penipuan tersebut,”ujarnya.

Karena itu, Irwansyah meminta masyarakat agar tidak melayani dalam bentuk apa pun apabila menerima pesan, telepon, atau permintaan tertentu dari nomor yang mengatasnamakan dirinya tanpa terlebih dahulu melakukan verifikasi langsung.

“Jangan dilayani sebelum dicek langsung kepada saya. Masyarakat harus berhati-hati karena modus seperti ini bisa digunakan untuk memperoleh data pribadi maupun melakukan penipuan. Nomor yang saya gunakan tetap nomor lama yang selama ini dikenal masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaku kejahatan siber saat ini menggunakan berbagai cara untuk menipu masyarakat, termasuk melalui telepon, WhatsApp, dan media digital lainnya atau yang dikenal sebagai tele-scamming.

“Jika ragu, segera tutup telepon dan hubungi langsung pihak yang bersangkutan melalui kontak resmi. Jangan mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pejabat maupun tokoh tertentu,” harap Irwansyah.

Untuk diketahui, beberapa modus yang sering digunakan pelaku antara lain mengaku sebagai petugas bank dan meminta data rahasia seperti PIN, OTP, atau kata sandi dengan alasan rekening bermasalah.

Selain itu, ada pula yang mengaku sebagai aparat penegak hukum atau pejabat tertentu untuk menakut-nakuti korban dan kemudian meminta sejumlah uang.

Modus lainnya adalah pemberitahuan hadiah atau undian palsu yang mengharuskan korban mentransfer biaya administrasi terlebih dahulu. Pelaku juga kerap menyamar sebagai anggota keluarga yang sedang mengalami musibah dan membutuhkan bantuan dana secara mendesak.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta mewaspadai tawaran investasi maupun lowongan kerja palsu yang menjanjikan keuntungan besar namun meminta setoran awal. Pembajakan akun WhatsApp dengan meminta kode OTP juga masih sering terjadi dan berujung pada penipuan terhadap kontak korban.

Untuk menghindari menjadi korban, masyarakat diimbau agar tidak pernah memberikan PIN, OTP, password, maupun kode verifikasi kepada siapa pun. Selain itu, setiap informasi yang diterima perlu diverifikasi melalui nomor resmi dan masyarakat diminta tidak terburu-buru melakukan transfer uang.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Terima Dokumen R-KUA PPAS APBK 2027, Dorong Kolaborasi Bangun Kota

Pemerintah

Pemerintah Aceh Luncurkan Dashboard Peta Aksi dan Partisipasi Masyarakat untuk Penanggulangan Bencana

Parlementarial

DPRA Desak Pemerintah Aceh Segera Atasi Kenaikan Harga Semen dan Kelangkaan BBM

Pemerintah

Kadisdik Aceh Tegur SMK Abaikan Praktik, Banyak Alat Terbengkalai

Pemerintah

Instruksi Mualem, Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi di Lima Kabupaten/Kota

Parlementarial

Tuanku Muhammad Dipercaya Pimpin DPW Gema Keadilan Aceh, Ditetapkan Saat Munas di Jakarta

Parlementarial

Tujuh Tahun Berturut-turut, Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Salurkan Sapi Kurban untuk Masyarakat

Pemerintah

Dari Gunung Meriah, Disdik Aceh Kobarkan Semangat Bangkit Dunia Pendidikan Aceh