Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munawar AR (Ngoh Wan), mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika melintasi kawasan yang dipenuhi pohon besar di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul tragedi di Kabupaten Pidie, ketika sebuah pohon kedondong tumbang dan menimpa mobil pikap yang membawa rombongan warga hingga menyebabkan korban jiwa.
“Kami meminta masyarakat, terutama pengguna jalan, untuk ekstra hati-hati. Saat ini banyak pohon besar yang kondisinya sudah mati di sepanjang ruas jalan nasional Banda Aceh–Medan. Ini sangat rawan dan membahayakan keselamatan publik,” ujar Munawar, Jumat (14/08/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, Munawar mendesak instansi dan petugas terkait, terutama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), segera turun ke lapangan untuk menyisir seluruh ruas jalan yang rawan pohon tumbang.
Menurutnya, di sepanjang ruas jalan nasional, terutama kawasan Pagar Air arah Medan serta Bundaran Lambaro menuju bandara, masih terdapat banyak dahan kering dan pohon berukuran besar yang telah mati.
“Petugas harus bergerak cepat menyisir semua ruas jalan, terutama di tengah cuaca ekstrem seperti angin kencang yang sering terjadi belakangan ini. Antisipasi sejak dini sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lagi,” katanya.
Selain mendesak pemerintah segera mengambil langkah antisipasi, Munawar juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
Ia meminta warga tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan pohon yang sudah lapuk, mati, atau dinilai rawan tumbang di sekitar lingkungan mereka.
Dengan adanya pelaporan dan penanganan secara cepat, potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan diharapkan dapat diminimalkan.(*)
Editor: Redaksi














