Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

Pemerintah Aceh Mulai Salurkan Bufferstock Bencana ke Kabupaten/Kota

mm Redaksi

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan bufferstock penanggulangan bencana tahun 2026 ke kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan untuk Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya pada Selasa (1/9/2026), di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Pendistribusian bantuan dilepas oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. A. Murtala, M.Si., Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh Dr. Husnan, ST, MP, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si.

Untuk masing-masing daerah, pemerintah menyalurkan satu truk bantuan yang berisi berbagai kebutuhan dasar penanggulangan bencana. Bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, pangan, sandang, kid ware, family kits, bahan bangunan rumah (BBR), serta perlengkapan dapur.

Nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Untuk Aceh Jaya, bantuan yang disalurkan senilai Rp1.575.842.738. Sementara Aceh Barat menerima bantuan senilai Rp1.917.316.966, dan Nagan Raya sebesar Rp1.886.331.683.

Dengan demikian, total nilai bantuan yang disalurkan secara simbolis kepada tiga kabupaten tersebut mencapai sekitar Rp5,38 miliar.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan, penyaluran bufferstock tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tiga kabupaten yang menerima secara simbolis pada hari ini. Bantuan disiapkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapan logistik apabila terjadi bencana.

Wagub yang akrab disapa Dek Fadh itu menilai bufferstock penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi ketika bencana terjadi, terutama pada masa tanggap darurat ketika akses terhadap pangan, sandang, tempat tinggal sementara dan perlengkapan rumah tangga menjadi kebutuhan mendesak.

“Langkah tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pemerintah Aceh untuk tidak hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui ketersediaan logistik yang dapat segera dimobilisasi ke wilayah terdampak,” pungkas Dek Fadh.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Tim Kajian MoU Helsinki dan UUPA Himpun Aspirasi di Aceh Tenggara

Pemerintah

Sekda Aceh Tegaskan Pemanfaatan TKD Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Pemerintah

Sekda Aceh Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Disiplin

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Salurkan 50.000 Al-Qur’an Bantuan Kerajaan Arab Saudi untuk Masjid dan Dayah

Pemerintah Aceh

Aceh Usul Otsus Tanpa Batas Waktu, Revisi UUPA Dinilai Kunci Cegah Konflik di Masa Depan

Pemerintah

‎Mualem-Dek Fadh: Terima Kasih Presiden, Bantuan Sapi Meugang Kedua Kali, Wujud Kepedulian Presiden untuk Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor

Pemerintah Aceh

Bupati Syech Muharram Kunjungi dan Apresiasi Qari serta Qariah Aceh Besar yang Tergabung dalam Kafilah Aceh MTQ Nasional di Semarang