Home / Parlementarial / Pemerintah

Senin, 6 April 2026 - 11:56 WIB

Ketua DPRA Zulfadhli Ingatkan Kapolda Aceh,Pokir Sepenuhnya Tanggungjawab Dinas setelah lahir DPA

mm Redaksi

Ketua DPRA, Zulfadhli AMd atau akrab disapa Abang Samalanga, mengingatkan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, bahwa Pokir menjadi tanggungjawab penuh dinas atau instansi terkait setelah keluar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRA tahun 2026 tentang LKPJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2025 dan pembentukan Pansus LKPJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2025 di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (06/04/2026).

Ketua DPRA, Zulfadhli AMd atau akrab disapa Abang Samalanga, mengingatkan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, bahwa Pokir menjadi tanggungjawab penuh dinas atau instansi terkait setelah keluar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRA tahun 2026 tentang LKPJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2025 dan pembentukan Pansus LKPJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2025 di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (06/04/2026).

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli AMd atau akrab disapa Abang Samalanga, mengingatkan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, bahwa seluruh proses reses, mulai dari pengumpulan aspirasi hingga penyusunannya ke dalam bentuk pokok-pokok pikiran (Pokir), telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat paripurna DPRA tentang penyampaian LPKJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2025 dan penetapan Pansus LKPJ Gubernur Aceh tahun anggaran 2025, Banda Aceh, Senin (06/04/2026).

“Izin menyampaikan, reses yang kami laksanakan dilindungi oleh undang-undang. Kegiatan ini dibiayai oleh negara dan dilaksanakan di masing-masing daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat, yang kemudian kami tuangkan dalam pokok-pokok pikiran DPR,” ujar Ketua DPRA.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran DPRA merupakan bagian yang sah dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Pokir tersebut nantinya akan diakomodasi dalam dokumen perencanaan dan pelaksanaannya menjadi tanggung jawab dinas atau instansi terkait.

“Ketika nanti lahir Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), kami tidak ada persoalan lagi dengan Pokir, karena penanggungjawab sub rincian kegiatan adalah dinas terkait,” tegasnya.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

Parlementarial

DPRA Terima Silaturahmi Wagub Aceh Bersama Plt Sekda dan Jajaran SKPA, Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA 2025

Parlementarial

Wakil Ketua DPRA Sebut Perlu Kebersamaan Membangun Bireuen

Pemerintah

Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir

Parlementarial

Penataan Taman Sari dan lapangan SMEP masuk tahap perencanaan, Dewan Apresiasi Walikota Illiza

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Terima Dokumen R-KUA PPAS APBK 2027, Dorong Kolaborasi Bangun Kota

Parlementarial

Tangkap Pencuri Meteran Air, Ketua DPRK Banda Aceh Apresiasi Polresta Banda Aceh

Parlementarial

Anggota DPRA Minta Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik Lebaran