BANDA ACEH (Humas) — Dinas Pendidikan Dayah Aceh menggelar rapat tindak lanjut penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 Dinas Pendidikan Dayah Aceh tersebut dimulai pukul 09.30 WIB dan dihadiri pejabat struktural serta perwakilan bidang di lingkungan Dinas Pendidikan Dayah Aceh.
Penggalangan donasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 SR.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan Pemerintah Aceh terus mencari solusi dan memberikan perhatian untuk membantu meringankan dampak bencana yang dialami masyarakat NTT.
Karena itu, Gubernur Aceh mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk ikut berpartisipasi membantu meringankan beban saudara-saudara di NTT. Gubernur juga mengarahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang diwakili Plt. Sekretaris Dinas, Andriansyah, mengatakan rapat tersebut digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus menindaklanjuti arahan pimpinan terkait pengumpulan donasi.
“Rapat ini dalam rangka menyamakan persepsi dan merespons arahan pimpinan. Karena batas waktu pengumpulan donasi di tingkat provinsi sudah dekat, maka kita koordinasikan pengumpulan donasi melalui penanggung jawab masing-masing bidang,” kata Andriansyah.
Ia berharap seluruh donasi dari jajaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh dapat terkumpul sesuai waktu yang telah ditetapkan untuk kemudian diserahkan kepada Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
“Insyaallah, besok sore seluruh donasi dari Dinas Dayah sudah dapat kita kumpulkan. Selanjutnya, pada Jumat kita serahkan ke tingkat provinsi yang nantinya diterima oleh Kalak BPBA,” ujarnya.
Penggalangan donasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kepedulian jajaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana di NTT.(*)
Editor: Redaksi














