Berita Populer

Home / Parlementarial / Pemerintah

Rabu, 8 April 2026 - 12:24 WIB

Realisasi APBA 2026 Disorot

mm Redaksi

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad alias Yah Fud, mendesak Pemerintah Aceh untuk segera merealisasikan berbagai program dan kegiatan prioritas dalam APBA 2026, Selasa (07/04/2026).

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad alias Yah Fud, mendesak Pemerintah Aceh untuk segera merealisasikan berbagai program dan kegiatan prioritas dalam APBA 2026, Selasa (07/04/2026).

Banda Aceh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Saifuddin Muhammad alias Yah Fud menyorot realisasi program dan kegiatan APBA 2026. Sebab hingga memasuki bulan April 2026, program dan kegiatan yang sudah disusun belum berjalan signifikan.

Anggaran hanya baru dialirkan untuk belanja rutin seperti gaji dan tunjangan ASN. Sementara program dan kegiatan yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat belum mulai bergerak.

Menurut Yah Fud, realisasi APBA jauh sangat penting guna percepatan rehab rekon pascabencana ekologis pada akhir tahun lalu sekaligus menjadi stimulus untuk kebangkitan ekonomi rakyat pascabencana.

Karena itu, Yah Fud mendesak Pemerintah Aceh untuk segera merealisasikan berbagai program dan kegiatan prioritas 2026. “Harus ada upaya akselerasi dari semua SKPA agar uang belanja Pemerintah Aceh dapat segera beredar di masyarakat,” ucapnya.

Politisi Partai NasDem ini juga menambahkan, dengan adanya realisasi APBA, maka akan sangat membantu menggerakkan perekonomian masyarakat di kawasan terdampak bencana.

“Kalau kegiatan sudah jalan, uang sudah beredar, insyaAllah dapat sedikit meringankan beban saudara kita di wilayah terdampak. Warga disana dapat dilibatkan dalam kegiatan pembangunan. Kondisi ekonomi yang selama ini terpuruk akan berdenyut lagi,” jelasnya.

“Apalagi pembangunan kembali infrastruktur yang rusak sangat urgent untuk kebangkitan ekonomi masyarakat setempat. Selain dari program APBN, kita harapkan APBA juga menjadi salah satu instrumen stimulus untuk pemulihan ekonomi rakyat di wilayah terdampak,” tambahnya.

Yah Fud mengaku dapat memaklumi keterlambatan realisasi anggaran 2026. Salah satunya, karena ada pengembalian dana Transfer Ke Daerah (TKD), sehingga perlunya penyesuaian dan revisi dokumen Pergub Penjabaran APBA dan DPA SKPA.

Akan tetapi, saat ini semua proses penganggaran sudah selesai. Karena itu, Yah Fud berharap SKPA dapat segera menyelesaikan semua proses birokratis dan administrative.

“Kita berharap masyarakat dapat memahami kalau realisasi APBA sedikit lambat. Ada dinamika politis dalam proses itu biasa. Sekarang semua sudah selesai. Kita berharap Pemerintah Aceh, khususnya SKPA dapat segera menyelesaikan semua proses birokratis dan administratif. Agar APBA dapat segera dieksekusi, karena rakyat sudah menanti,” pungkasnya.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Wali Kota Serahkan RKUA PPAS Perubahan APBK 2026 ke DPRK Banda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Pasca Bencana dan Baksos di Subulussalam

Parlementarial

Ketua DPRA Temui Wakil Ketua Baleg DPR RI, Bahas Masalah Revisi UUPA

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh Terima Audiensi ANN Aceh, Dorong Nasyid Jadi Media Dakwah dan Kreativitas Generasi Muda

Pemerintah

Sekda Aceh Sapa Pemudik di KMP Aceh Hebat 2, Total 650 Tiket Gratis Disiapkan ke Sabang

Daerah

Taman Bustanulsallatin: Dari Jejak Kerajaan Aceh hingga Desakan Wakil Ketua DPRK, Daniel Abdul Wahab, Kembalikan Fungsi RTH

Parlementarial

Penataan Taman Sari dan lapangan SMEP masuk tahap perencanaan, Dewan Apresiasi Walikota Illiza

Parlementarial

Jelang Idul Adha 1447H, Ketua DPRA Serukan Kepedulian Sosial dan Semangat Berkurban