Home / Pemerintah / Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:41 WIB

IGI Aceh Audiensi dengan Kadisdik, Minta Rekrutmen Kepsek Berbasis Kompetensi

mm Redaksi

Audiensi - Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin MSP menerima kunjungan audiensi Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Aceh di ruang kerjanya, Rabu (25/02/2026) siang.

Audiensi - Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin MSP menerima kunjungan audiensi Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Aceh di ruang kerjanya, Rabu (25/02/2026) siang.

Acehpost.net – Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Aceh melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin MSP, di ruang kerjanya pada Rabu (25/02/2026) siang.

Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis pendidikan, termasuk proses rekrutmen dan pengangkatan kepala SMA, SMK, dan SLB di Aceh.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua IGI Aceh, Sekretaris, Wakil Ketua, serta anggota bidang advokasi.

Dalam pertemuan itu, IGI Aceh menegaskan harapannya agar seleksi dan pengangkatan kepala sekolah (kepsek) benar-benar dilandaskan pada kompetensi, integritas, serta rekam jejak profesional para calon.

Ketua IGI Aceh, Khairul Zami, menyampaikan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di satuan pendidikan.

Oleh karena itu, proses rekrutmen harus berjalan secara transparan, objektif, dan bebas dari intervensi yang tidak sesuai dengan prinsip profesionalisme.

“Kami berharap seleksi kepala SMA dan SMK di Aceh benar-benar berbasis kompetensi. Jangan sampai ada orientasi uang dalam pengangkatan ini. Dunia pendidikan harus bersih dari praktik-praktik yang mencederai nilai-nilai integritas,” tegas Khairul Zami.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat pendidikan melihat adanya komitmen kuat dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk memajukan mutu pendidikan di daerah. Komitmen tersebut, menurutnya, harus dijaga bersama agar tidak dikotori oleh oknum-oknum yang memiliki kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kita melihat komitmen Kadisdik yang ingin pendidikan Aceh lebih baik. Jangan sampai semangat tersebut ternodai oleh praktik-praktik tidak terpuji, seperti orientasi uang, balas dendam, atau sekadar mengangkat kolega menjadi kepala sekolah tanpa mempertimbangkan kompetensi,” ujarnya.

IGI Aceh juga menekankan bahwa pengangkatan kepala sekolah yang tidak profesional berpotensi mencederai program kerja Gubernur Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Kepala sekolah yang kompeten dinilai menjadi kunci dalam mendorong inovasi, manajemen sekolah yang sehat, serta peningkatan capaian akademik dan nonakademik siswa.

Dalam audiensi tersebut, IGI Aceh menyatakan keyakinannya bahwa Dinas Pendidikan Aceh akan terus melakukan pembenahan apabila ditemukan praktik-praktik yang menjurus pada kepentingan tertentu. Organisasi profesi guru itu juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan memberikan masukan konstruktif demi terwujudnya tata kelola pendidikan yang lebih baik di Aceh.

Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis. IGI Aceh berharap hasil audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sistem rekrutmen kepala sekolah yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di seluruh SMA, SMK, dan SLB di Aceh.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin mengapresiasi apa yang disampaikan pihak IGI Aceh dan ia mengangap usul itu sebagai penguat terhadap apa yang selama ini sudah dilaksanakan oleh Disdik Aceh dalam pengangkatan dan mutase kepala sekolah di leven pendidikan menengah di Aceh.

Ia informasikan juga bahwa dalam waktu dekat akan dilantik sekitar 500 kepala SMA, SMK, dan SLB di Aceh. Ini pelantikan gelombang kedua dalam tahun ini saat Murthala memimpin Disdik Aceh. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Tgk Agam Harap Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Iboih Ditangani Secara Transparan

Parlementarial

Ketua DPRA Zulfadhli Ingatkan Kapolda Aceh,Pokir Sepenuhnya Tanggungjawab Dinas setelah lahir DPA

Pemerintah

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

Pemerintah

Pemulihan Pascabencana Dipacu, Wagub Aceh Minta Dukungan Huntap ke BP BUMN

Pemerintah

Kadisdik Aceh Kobarkan Semangat Pendidik di “Mahabbahnya Ramadhan” MKKS SMA Aceh Besar

Pemerintah

Disdik dan BNN Aceh Umumkan Juara Lomba Video Reels Edukatif “Ananda Bersinar”, Ini Nama-Namanya

Parlementarial

Realisasi APBA 2026 Disorot

Pemerintah

‎Mualem-Dek Fadh: Terima Kasih Presiden, Bantuan Sapi Meugang Kedua Kali, Wujud Kepedulian Presiden untuk Aceh