Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka SYAFIF Goes to Aceh, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

mm Redaksi

Banda Aceh — Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh Taufik membuka kegiatan *Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh* di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/10/2026).

‎Pada kesempatan tersebut, Taufik membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi dan keuangan syariah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎‎Dalam sambutan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi industri, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menyelenggarakan SYAFIF Goes to Aceh.

‎‎Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan masyarakat dengan berbagai produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus memperluas pemahaman mengenai manfaat serta peluang pengembangan ekonomi syariah.

‎‎Bagi Aceh, penguatan ekonomi dan keuangan syariah dinilai memiliki arti strategis karena nilai-nilai syariat Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Nilai tersebut perlu diwujudkan tidak hanya dalam kehidupan sosial dan keagamaan, tetapi juga dalam aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkeadilan.

‎‎Dalam sambutan yang dibacakan Taufik, Gubernur juga menyinggung capaian Aceh yang meraih sembilan penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain inklusi dan literasi keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, inkubasi bisnis usaha syariah, ekonomi pesantren, keuangan mikro syariah, hingga pengembangan kuliner halal.

‎‎Meski demikian, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan atau penghargaan semata, melainkan menjadi dorongan untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎‎”Kami berharap semakin banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh akses pembiayaan, generasi muda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, serta kemandirian ekonomi pesantren dan pengembangan produk unggulan Aceh melalui industri halal semakin meningkat,” ujar Taufik membacakan sambutan Gubernur.

‎‎Gubernur juga mengajak masyarakat memanfaatkan SYAFIF Goes to Aceh sebagai ruang untuk belajar, berkonsultasi, mengenal produk dan layanan keuangan syariah, serta membuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha.

‎‎Pemerintah Aceh, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, lembaga keuangan, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.

‎‎Melalui kolaborasi tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak hanya berkembang sebagai konsep, tetapi juga menjadi kekuatan nyata dalam membuka kesempatan usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Aceh.

‎‎Kegiatan SYAFIF Goes to Aceh diharapkan dapat memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Aceh.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Terima Silaturahmi Kepala BKKBN Aceh, Plt. Sekda Tegaskan Dukungan Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh

Lantik Pengurus DPP Muda Seudang, Gubernur Mualem: Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan Aceh

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera ‎

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan PORA XV Aceh Jaya

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Pemerintah Aceh

Tanah Adat Aceh Tengah Tak Kunjung Tuntas, Wali Nanggroe: Ini Persoalan Bersama

Pemerintah Aceh

Aceh Usul Otsus Tanpa Batas Waktu, Revisi UUPA Dinilai Kunci Cegah Konflik di Masa Depan