Home / Pemerintah Aceh

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

mm Redaksi

Jakarta  – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhullah (Dek Fadh), menyatakan Pemerintah Aceh memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues dan seluruh kabupaten di Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

“Memperkuat sinergi sangat penting untuk mempercepat pergerakan pemulihan daerah yang terdampak bencana,” kata Wagub Dek Fadh. Upaya memperkuat sinergi inilah yang mendorong Wagub Dek fadh dan Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama-sama bertandang ke Kantor Kementerian PU di Jakarta, pada Senin (24 Agustus 2026).

Diterima sejumlah pejabat di Kementerian PU, mereka membahas sejumlah titik infrastruktur yang dinilai mendesak untuk segera ditangani secara permanen. Sehingga Dek Fadh dan Suhaidi mengusulkan kepada Kementerian PU untuk diprioritaskan.

“Kami mengusulkan demi pemulihan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan keselamatan masyarakat Gayo Lues,” ujar Wagub Dek Fadh. “Infrastruktur yang tangguh merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan ini.”

Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Karena itu, pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami, agar masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas denga naman dan lancer,” kata Suhaidi pada kesempatan yang sama.

Suhaidi mengatakan, usulan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Dalam kunjungannya, Wapres melihat langsung kondisi infrastruktur yang terdampak bencana dan meminta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, pembangunan permanen perlu segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat,” ujarnya.

Adapun sejumlah infrastruktur strategis yang diusulkan untuk dipercepat pembangunannya secara permanen meliputi:

Jembatan Aih Bobo, bentang 80 meter.

Jembatan Kendawi, bentang 80 meter.

Jembatan Rerebe, Tripe Jaya, bentang 180 meter.

Jembatan Pintu Rime, bentang 180 meter.

Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya, bentang 80 meter.

Jembatan Sp. Kenyaran–Aih Ilang, bentang 80 meter.

Jembatan Lesten, bentang 120 meter.

Pembangunan Jalan Lesten sepanjang 10,7 kilometer.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat dapat segera direalisasikan.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Masa Depan

Pemerintah Aceh

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Aprisiasi Polda Tangani Aksi Massa

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Hadiri Peringatan Maulid di Dayah Terpadu Inshafuddin

Pemerintah Aceh

Penanganan Bencana, Sekda Nasir: Huntara Capai 99 Persen, dan Tren Positif Pemulihan Infrastruktur

Pemerintah Aceh

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

Pemerintah

‎M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh dan Sinergi Pusat-Daerah