Banda Aceh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Salihin SH, menyatakan menerima permohonan maaf dari pihak yang mengaitkan anaknya dengan kasus pengeroyokan yang terjadi di SMA Negeri 3 Banda Aceh.
Dalam video yang diperoleh, Jumat (25/9/2026), pria bernama Arian Agus, pemilik akun media sosial alya.collection, menyampaikan permohonan maaf atas unggahannya yang menyudutkan anak Salihin dalam kasus tersebut.
Arian didampingi langsung oleh Salihin saat menyampaikan permohonan maaf di Polda Aceh. Pada latar belakang video tersebut terlihat tulisan “Direktorat Reserse Kriminal Polda Aceh”.
“Saya memohon maaf atas postingan saya, di mana saya sudah mencantumkan anak Pak Salihin. Saya menyatakan bahwa anak Pak Salihin tidak terlibat dalam pengeroyokan di sekolah tersebut. Dan yang menunjukkan uang segepok itu bukan anak Pak Salihin. Sekian, terima kasih,” kata Arian.
Menanggapi pernyataan tersebut, Salihin yang berdiri di samping Arian menegaskan dirinya menerima permohonan maaf tersebut dan mencabut pengaduannya kepada pihak kepolisian.
Selain itu, Salihin juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini terdapat perilaku anaknya yang kurang berkenan dalam pergaulan.
“Saya Salihin dengan sepenuh hati menerima permohonan maaf. Dan saya juga memohon maaf, mungkin selama ini di dalam pergaulan anak saya ada menyinggung perasaan dari korban, seribu kali saya mohon maaf,” tandasnya.
Kepada Serambi, Salihin menyatakan bahwa persoalan tersebut telah selesai.
“Alhamdulillah, sudah clear semua, Bang. Jadi, jelas tidak ada keterlibatan anak saya dalam kasus itu,” katanya. (*)
Editor: Redaksi


























