Home / Parlementarial / Pemerintah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Ketua DPR Aceh Sambut Baik Penunjukan Komjen Suyudi Jadi Kapolri

mm Redaksi

Ketua DPR Aceh,Zulfadhli. Foto: Dok Ist

Ketua DPR Aceh,Zulfadhli. Foto: Dok Ist

Banda Aceh – Ketua DPR Aceh Zulfadhli menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan itu disampaikannya di Banda Aceh pada Kamis, 1 Oktober 2026, tak lama setelah keputusan resmi diambil di tingkat pusat.

“Yang pertama, saya ingin ucapkan selamat kepada Komjen Pol Suyudi,” ujar Zulfadhli, merespons keputusan yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

Di tingkat nasional, proses penggantian pucuk pimpinan Polri ini berjalan melalui tahapan formal di DPR RI. Usulan Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri tersebut kemudian disetujui dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Usulan pergantian Kapolri ini berasal dari Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.

Sebelum dibawa ke paripurna, pencalonan Suyudi telah lebih dulu disetujui secara aklamasi oleh Komisi III DPR melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Dalam uji kelayakan tersebut, Suyudi mengangkat visi “Polri Bersama Masyarakat” sebagai arah kepemimpinannya ke depan.

Proses pergantian ini bergerak relatif cepat. Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa calon Kapolri dijadwalkan dilantik oleh Presiden RI pada hari yang sama, segera setelah waktu dzuhur.

Masih kata Abang Samalanga, kehadiran Suyudi sebagai Kapolri baru diharapkan dapat memberikan angin segar dan arah baru kebijakan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita doakan agar Polri lebih baik di bawah kepemimpinan Kapolri baru,” kata Abang Samalanga.

Harapan yang tak kalah penting, disampaikan Abang Samalanga, yakni latar belakang Suyudi yang pernah bertugas sebagai Kepala BNN RI. Menurutnya latar belakang tersebut menjadi modal penting untuk membantu Aceh terbebas dari narkoba.

“Harapan kami di DPRA, Kapolri baru bisa bersihkan Aceh dari narkoba, demi masa depan generasi muda,” pungkas Abang Samalanga.

Rekam Jejak Suyudi

Sebelum menjabat Kapolri, Suyudi merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dan menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Di bawah kepemimpinannya, BNN tercatat menyita 12,3 ton barang bukti narkotika dengan nilai ekonomi sekitar Rp16,5 triliun yang berhasil dihentikan sepanjang 2026.

Usai keputusan paripurna, Suyudi menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, pimpinan DPR, dan Ketua Komisi III, serta meminta dukungan masyarakat dalam menjalankan tugas barunya.

Dukungan dari daerah seperti yang disampaikan Zulfadhli di Aceh mencerminkan respons positif yang juga muncul dari berbagai kalangan menyusul pengumuman tersebut.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Wakil Ketua DPRA Desak Kemen KKP Keruk Kuala Peudada

Parlementarial

Anggota DPRA Minta Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik Lebaran

Parlementarial

DPRA Sepakati KUA-PPAS Aceh Tahun Anggaran 2027

Parlementarial

Pimpinan DPRA Sampaikan Masukan Soal RUU Pemerintah Aceh,Tiga Isu Jadi Perhatian

Parlementarial

Jelang Idul Adha 1447H, Ketua DPRA Serukan Kepedulian Sosial dan Semangat Berkurban

Pemerintah

Pemerintah Aceh Luncurkan Dashboard Peta Aksi dan Partisipasi Masyarakat untuk Penanggulangan Bencana

Parlementarial

Anggota DPRA Ajak UMKM Maksimalkan Tol Padang Tiji untuk Dongkrak Ekonomi

Parlementarial

HIV di Banda Aceh Capai 942 Kasus, Farid Minta Kader Remaja Jadi Edukator Sebaya